Easy Money


Easy Money


Easy Money
Easy Money

20110216

Saudi Kaji Penambahan Kuota Haji

JAKARTA (SINDO) – Pemerintah Arab Saudi mengkaji permintaan Indonesia untuk menambah kuota bagi jamaah haji pada penyelenggaraan haji 2011 mendatang.

Penambahan tersebut sangat terbuka mengingat tingginya animo masyarakat dan ketentuan yang berlaku. Mengacu pada keputusan Organisasi Konferensi Islam (OKI), disebutkan bahwa kuota haji perseribu dari jumlah penduduk. Jika jumlah penduduk Indonesia mencapai 238 juta, Indonesia semestinya memperoleh kuota sebesar 238.000 orang.

“Akan ditambah sesuai dengan peraturan OKI mengingat jumlah daftar tunggu lebih dari 1 juta orang,”kata Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Abdurrahman Mohammad Amen al-Khayyat pada deklarasi Asosiasi Penyelenggara Haji Umrah dan Inbound Indonesia (Asphurindo) di Jakarta kemarin. Sebelumnya, Menteri Agama Suryadharma Ali mengatakan, Pemerintah Indonesia berupaya menambah kuota jamaah haji dari 221.000 jamaah pada 2010 lalu menjadi 238.000 jamaah pada 2011 mendatang.

Penambahan kuota ini untuk mengurangi daftar tunggu jamaah haji. ”Saya sudah minta ditambah karena antrean jamaah haji kita cukup panjang,”katanya. Dia mengakui, banyak jamaah haji Indonesia yang harus mengantre cukup lama untuk masuk ke dalam kuota.Bahkan,berdasarkan informasi yang diperoleh, tidak sedikit jamaah haji yang harus menunggu antara empat hingga 10 tahun.

Untuk mendorong upaya tersebut, pihaknya dalam waktu dekat akan mengunjungi Arab Saudi, yakni pada Februari atau Maret mendatang.”Mudah-mudahan dengan penambahan ini bisa mengurangi antrean,”katanya. Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Bahrul Hayat mengatakan, peluang penambahan kuota bagi jamaah haji sangat besar mengingat jumlah jamaah haji Indonesia yang ingin berangkat cukup besar.

”Saya kira kansnya terbuka. Saya kira pemerintah Saudi berkeinginan menambah kuota,”terangnya. Saat ini, pihaknya telah mengajukan permohonan secara resmi melalui Kedutaan Besar Arab Saudi di Indonesia dan akan dibicarakan pada memorandum of understanding (MoU) penyelenggaraan ibadah haji 2011 mendatang.

No comments:

Share on Facebook
Kata-kata Hikmah..! Jelang Pemilu, Jangan Golput ! Di Pemilu 2009