Kabar gembira bagi jamaah umroh dari seluruh Indonesia, kini Prima Saidah memberikan layanan tiket pesawat gratis PP ( pulang-pergi ) bagi calon jamaah haji dan umroh yang mendaftar umroh 2012.
Dengan layanan gratis ini tentunya akan menekan biaya umroh sehingga jadi sangat murah, misalnya ada jamaah dari surabaya, maka calon jamaah akan dapat tiket pesawat surabaya tujuan jakarta dan sebaliknya.
Silahkan hubungi Travel Umroh Prima Saidah untuk promo paket tiket pesawat gratis ini.
021-73888872 / 021-70620092
*syarat dan ketentuan berlaku
===== Haji, Umrah
Easy Money
Easy Money
Easy Money
Easy Money
Showing posts with label biaya umroh. Show all posts
Showing posts with label biaya umroh. Show all posts
20111118
20111113
Paket Umrah Plus Dubai 2012
UMRAH PLUS DUBAI 2012 – 12 Hari
P E R S Y A R A T A N U M R A H :
C A T A T A N
1. Rahmatan Lil’alamin Tour & Travel melayani Program Umrah Private ( Family ),Paket Pernikahan di Makkah Al Mukarramah dan Paket Ibadah lainnya.
2. Dokumen sudah kami terima paling lambat 1 (satu) bulan sebelum tanggal keberangkatan.
3. Tanpa mengurangi nilai Ibadah,Program sewaktu-waktu dapat berubah disesuaikan dengan kondisi Penerbangan.
===== Haji, Umrah
NO H A R I ROUTE PERJALANAN SCHEDULE
1. Minggu, 25 Mar ‘12 JAKARTA – DUBAI EK 357 / 17.45 – 23.00
2. Senin, 26 Mar ‘12 DUBAI (Dubai City Tour – Dessert Safary)
3. Selasa, 27 Mar ‘12 DUBAI (Full Day Shopping)
4. Rabu, 28 Mar ‘12 DUBAI – MEDINAH EK 807/ 01.15 – 03.15
5. Kamis, 29 Mar ‘12 MEDINAH
6. Jum’at, 30 Mar ‘12 MEDINAH
7. Sabtu, 31 Mar ‘12 MEDINAH – MAKKAH BY BUS
1. Minggu, 25 Mar ‘12 JAKARTA – DUBAI EK 357 / 17.45 – 23.00
2. Senin, 26 Mar ‘12 DUBAI (Dubai City Tour – Dessert Safary)
3. Selasa, 27 Mar ‘12 DUBAI (Full Day Shopping)
4. Rabu, 28 Mar ‘12 DUBAI – MEDINAH EK 807/ 01.15 – 03.15
5. Kamis, 29 Mar ‘12 MEDINAH
6. Jum’at, 30 Mar ‘12 MEDINAH
7. Sabtu, 31 Mar ‘12 MEDINAH – MAKKAH BY BUS
8. Minggu, 01 Apr ‘12 MAKKAH
9. Senin, 02 Apr ‘12 MAKKAH
10. Selasa, 03 Apr ‘12 MAKKAH – JEDDAH BY BUS
9. Senin, 02 Apr ‘12 MAKKAH
10. Selasa, 03 Apr ‘12 MAKKAH – JEDDAH BY BUS
11. Rabu, 04 Apr ‘12 JEDDAH – DUBAI EK 804 / 20.45 – 00.15*
12. Kamis, 05 Apr ‘12 DUBAI – JAKARTA
12. Kamis, 05 Apr ‘12 DUBAI – JAKARTA
JAKARTA EK 356 / 04.40 – 15.45 ETA. 15.45
B I A Y A P A K E T & A K O M O D A S I
K A M A R
BIAYA PAKET *4
BIAYA PAKET *5
QUAD USD. 2.750,- USD. 3.150,-
TRIPLE USD. 2.825,- USD. 3.225,-
DOUBLE USD. 2.900,- USD. 3.300,-
Biaya Tidak Termasuk
B I A Y A P A K E T & A K O M O D A S I
K A M A R
BIAYA PAKET *4
BIAYA PAKET *5
QUAD USD. 2.750,- USD. 3.150,-
TRIPLE USD. 2.825,- USD. 3.225,-
DOUBLE USD. 2.900,- USD. 3.300,-
- D U B A I : GOLD SWISS BEL / SETARAF *4 JW MARRIOTT /SETARAF*5
- M E D I N A H : DALLAH THAIBAH / SETARAF *4 MOVENPICK /SETARAF*5
- M A K K A H : SALAM AL NAKHEEL / SETARAF *4 ZAM-ZAM TOWER /SETARAF*5
- J E D D A H : GRAND AL SAHA / SETARAF *4 RED SEA /SETARAF*5
- Tiket Penerbangan pp kelas ekonomi,
- Akomodasi Hotel,
- Konsumsi 3 x Sehari,
- Visa Umrah & Visa UEA,
- Transportasi & Ziarah,
- Guide / Muthawwif,
- Perlengkapan Umrah & zam zam @ 10 ltr.
Biaya Tidak Termasuk
- Airport tax & Handling :
- JABODETABEK (Rp. 600.000,-)
- LUAR JABODETABEK (Rp. 700.000,-)
- Kelebihan Bagasi (Max 30 Kg).
- Biaya / Pengeluaran Pribadi seperti :
- Laundry, Telephone, Extra Bill, Tips, dll.
- Acara / Tour Tambahan di luar Program,
- Biaya Pengurusan Surat Mahram Rp. 350.000.
P E R S Y A R A T A N U M R A H :
- Passpor yang masih berlaku minimal 08 (Delapan) bulan
- Pass Photo Berwarna - Background Putih - Tampak Wajah 80 %
- ( Ukuran 4 x 6 = 06 lembar )
- KTP, Kartu Keluarga Asli & Surat Nikah Asli untuk Suami - Istri,
- Akte Kelahiran / Ijazah Asli untuk anak / saudara
C A T A T A N
1. Rahmatan Lil’alamin Tour & Travel melayani Program Umrah Private ( Family ),Paket Pernikahan di Makkah Al Mukarramah dan Paket Ibadah lainnya.
2. Dokumen sudah kami terima paling lambat 1 (satu) bulan sebelum tanggal keberangkatan.
3. Tanpa mengurangi nilai Ibadah,Program sewaktu-waktu dapat berubah disesuaikan dengan kondisi Penerbangan.
===== Haji, Umrah
Labels:
2012,
biaya umroh,
daftar umroh,
paket umroh,
umrah plus dubai
20111018
Program Dan Paket Umroh 2012 Prima Saidah
Setelah sukses melaksanakan program di tahun 2011 di tahun 2012 mendatang travel Prima Saidah kembali meluncurkan program paket umroh eksklusif tahun 2012 bersama pebimbing Ustadz Jefry AlBuchory atau Uje dan Mamah Dedeh dan ini menjadi unggulan dan diminati jamaah sepanjang tahun 2011 lalu.
Harga yang kami tawarkan mulai $1850 dengan fasilitas hotel bintang 4 dan bintang 5 dengan lokasi penginapan yang sangat dekat dengan hotel yang akan menambah kemudahan dan kekhusyukan ibadah umroh, setiap calon jamaah juga akan mendapatkan perlengkapan umroh seperti tas trolly, mukena, kain ihram dan sebagainya.
Untuk pendaftaran calon jamaah bisa langsung datang ke kantor kami bagian pendaftaran ( Ibu Farida Ningsih ) atau daftar bisa juga melalu telpon dan email, bagi jamaah yang sibuk petugas prima saidah juga melayani antar jemput dokumen di tempat calon jamaah.
Adapun setiap bulan akan ada 3-5 kali pemberangkatan mulai dari bulan Februari, Maret, April, Mei, Juni dan Juli, Prima saidah juga menyediakan paket umroh ramadhan.
Harga yang kami tawarkan mulai $1850 dengan fasilitas hotel bintang 4 dan bintang 5 dengan lokasi penginapan yang sangat dekat dengan hotel yang akan menambah kemudahan dan kekhusyukan ibadah umroh, setiap calon jamaah juga akan mendapatkan perlengkapan umroh seperti tas trolly, mukena, kain ihram dan sebagainya.
Untuk pendaftaran calon jamaah bisa langsung datang ke kantor kami bagian pendaftaran ( Ibu Farida Ningsih ) atau daftar bisa juga melalu telpon dan email, bagi jamaah yang sibuk petugas prima saidah juga melayani antar jemput dokumen di tempat calon jamaah.
Adapun setiap bulan akan ada 3-5 kali pemberangkatan mulai dari bulan Februari, Maret, April, Mei, Juni dan Juli, Prima saidah juga menyediakan paket umroh ramadhan.
umroh 2012
===== Haji, Umrah
Labels:
biaya umroh,
daftar umroh,
ibadah umrah,
paket haji,
paket umroh,
Umroh 2012
20111010
231 Jamaah Haji Plus Prima Saidah Siap Berangkat
Alhamdulillah tahun 2011 ini Travel Prima Saidah akan memberangkatkan sebanyak 231 jamaah dari seluruh Indonesia. Semua persiapan sudah siap termasuk latihan manasik yang sudah dilakukan pekan kemarin di Puncak Jawa Barat.
Semoga meraih haji mabrur. Amien.
83ESEWNNQFUJ
Haji Khusus
===== Haji, Umrah
Semoga meraih haji mabrur. Amien.
83ESEWNNQFUJ
Haji Khusus
===== Haji, Umrah
20110418
Tertibkan Aturan Umrah
JAKARTA– Kementerian Agama (Kemenag) berencana menerbitkan aturan untuk menertibkan pelaksanaan ibadah umrah. Langkah ini dilakukan untuk mencegah jamaah umrah yang menyalahgunakan visa.
“Sekarang memang lagi di-set up bagaimana Kementerian Agama juga concern dalam penyelenggaraan umrah secara langsung,” tegas Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali di Jakarta kemarin. Suryadharma mengaku, dalam nomenklatur (acuan) Kemenag telah diatur bahwa pemerintah harus terlibat dalam penyelenggaraan umrah. Apalagi,Direktorat Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag telah terbentuk.“Ini diperlukan (keterlibatan pemerintah) karena nomenklaturnya memang seperti itu,” tandasnya.
Selama ini, ungkap Menag, pemerintah hanya berkonsentrasi pada penyelenggaraan haji, sedangkan umrah belum tertangani secara serius. Karena itu, kebijakan yang akan dibuat nantinya akan mengatur penyelenggaraan umrah secara komprehensif. Selain itu, peraturan mengenai umrah juga untuk mencegah adanya warga negara Indonesia (WNI) yang memanfaatkan visa umrah untuk mencari kerja di Arab Saudi.“Bagi sejumlah orang, umrah sering dijadikan pintu masuk untuk bisa mencari pekerjaan di Arab Saudi,”jelasnya. Menurut Suryadharma,berdasarkan informasi yang diperoleh, banyak WNI yang telantar di Arab Saudi adalah jamaah umrah yang tidak kembali seusai melaksanakan ibadah. “Ini yang membuat kita prihatin, banyak yang telantar, usut punya usut, pintu masuknya lewat umrah.
Dia punya visa, lalu menghilang di sana,” paparnya. Mantan Menteri Koperasi dan UKM itu mengatakan, untuk mencegah hal itu terulang, diperlukan kontrol dari Kemenag terhadap perusahaanperusahaan yang menyelenggarakan umrah. Perusahaan tersebut nantinya diwajibkan melaporkan kepada Kemenag atas pelaksanaan umrah.Terutama mengenai jumlah jamaah yang diberangkatkan dan dipulangkan. Jika jumlah yang diberangkatkan tidak sesuai dengan yang dipulangkan, biro perjalanan umrah akan diminta untuk menjelaskannya.Termasuk jika ada jamaah yang sakit ataupun meninggal dunia.
Dengan demikian, tidak ada lagi jamaah umrah yang telantar di Arab Saudi. Mengenai banyaknya keluhan dalam pembuatan visa, Suryadharma berharap pengurusan visa dapat diurus langsung ke Kedutaan Arab Saudi tanpa melibatkan perusahaan. Dengan demikian,proses pengurusan tidak terlalu panjang dan lama. Menanggapi hal ini, Sekretaris Jenderal Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) Artha Hanif meminta agar Kemenag tidak ikut campur mengurusi umrah. Menurut dia, Kemenag seharusnya hanya mengurusi masalah pembinaan umat saja.Adapun untuk penyelenggaraan haji dan umrah, seharusnya diselenggarakan oleh badan tersendiri.
“Haji saja belum beres, masih banyak yang harus diperbaiki, sudah nambah umrah,” tegasnya. Artha menilai, jika terlalu disibukkan dengan penyelenggaraan haji, kerukunan antarumat beragama kurang mendapat perhatian. “Nanti yang mengurusi kerukunan agama siapa?”tanyanya
Travel Haji Plus
“Sekarang memang lagi di-set up bagaimana Kementerian Agama juga concern dalam penyelenggaraan umrah secara langsung,” tegas Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali di Jakarta kemarin. Suryadharma mengaku, dalam nomenklatur (acuan) Kemenag telah diatur bahwa pemerintah harus terlibat dalam penyelenggaraan umrah. Apalagi,Direktorat Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag telah terbentuk.“Ini diperlukan (keterlibatan pemerintah) karena nomenklaturnya memang seperti itu,” tandasnya.
Selama ini, ungkap Menag, pemerintah hanya berkonsentrasi pada penyelenggaraan haji, sedangkan umrah belum tertangani secara serius. Karena itu, kebijakan yang akan dibuat nantinya akan mengatur penyelenggaraan umrah secara komprehensif. Selain itu, peraturan mengenai umrah juga untuk mencegah adanya warga negara Indonesia (WNI) yang memanfaatkan visa umrah untuk mencari kerja di Arab Saudi.“Bagi sejumlah orang, umrah sering dijadikan pintu masuk untuk bisa mencari pekerjaan di Arab Saudi,”jelasnya. Menurut Suryadharma,berdasarkan informasi yang diperoleh, banyak WNI yang telantar di Arab Saudi adalah jamaah umrah yang tidak kembali seusai melaksanakan ibadah. “Ini yang membuat kita prihatin, banyak yang telantar, usut punya usut, pintu masuknya lewat umrah.
Dia punya visa, lalu menghilang di sana,” paparnya. Mantan Menteri Koperasi dan UKM itu mengatakan, untuk mencegah hal itu terulang, diperlukan kontrol dari Kemenag terhadap perusahaanperusahaan yang menyelenggarakan umrah. Perusahaan tersebut nantinya diwajibkan melaporkan kepada Kemenag atas pelaksanaan umrah.Terutama mengenai jumlah jamaah yang diberangkatkan dan dipulangkan. Jika jumlah yang diberangkatkan tidak sesuai dengan yang dipulangkan, biro perjalanan umrah akan diminta untuk menjelaskannya.Termasuk jika ada jamaah yang sakit ataupun meninggal dunia.
Dengan demikian, tidak ada lagi jamaah umrah yang telantar di Arab Saudi. Mengenai banyaknya keluhan dalam pembuatan visa, Suryadharma berharap pengurusan visa dapat diurus langsung ke Kedutaan Arab Saudi tanpa melibatkan perusahaan. Dengan demikian,proses pengurusan tidak terlalu panjang dan lama. Menanggapi hal ini, Sekretaris Jenderal Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) Artha Hanif meminta agar Kemenag tidak ikut campur mengurusi umrah. Menurut dia, Kemenag seharusnya hanya mengurusi masalah pembinaan umat saja.Adapun untuk penyelenggaraan haji dan umrah, seharusnya diselenggarakan oleh badan tersendiri.
“Haji saja belum beres, masih banyak yang harus diperbaiki, sudah nambah umrah,” tegasnya. Artha menilai, jika terlalu disibukkan dengan penyelenggaraan haji, kerukunan antarumat beragama kurang mendapat perhatian. “Nanti yang mengurusi kerukunan agama siapa?”tanyanya
Travel Haji Plus
20110415
Mengurus Visa Umroh Dengan Mudah
Visa umroh berbeda dengan visa reguler. Karena peruntukannya juga berbeda. Visa umroh berlaku selama 30 hari saja. Ini tidak berarti bahwa Anda dapat tinggal di Arab Saudi selama 30 hari. Di dalam 30 hari Anda akan melakukan umroh, pastikan keberangkatan Anda dari Arab Saudi dalam waktu dua minggu dari tanggal masuk. Visa untuk umroh di bulan Ramadan tidak dapat melebihi hari terakhir bulan Ramadan. Anda harus meninggalkan Arab Saudi pada akhir bulan Ramadan dan tidak dapat merayakan Idul Fitri di sana.
Persyaratan Visa umroh:
- Paspor asli (masa berlaku min. 6 bulan) dengan nama min. 3 kata. Contoh: Muhammad Arifin Ilham, Siti Arifah Binti Daud, dsb.
- Pas photo berwarna 4×6 = 6 lembar (latar belakang putih bagian wajah tampak 80%)
- Kartu keluarga bagi yang membawa putra putinya (asli)Surat nikah bagi suami/istri (asli)
- Foto kopi KTPAkte kelahiran anak bagi yang mengikut sertakan putra/putrinya (asli)
- Untuk Jamaah Wanita yang berusia dibawah 45 tahun wajib untuk didampingi suami /Mahramnya, apabila tidak maka diwajibkan untuk dilengkapi dengan surat Mahram. Sedangkan untuk jamaah wanita yang berusia diatas 45 tahun tidak diwajibkan untuk didampingi suami/mahramnya (Hanya menyertakan KTP ASLI)
- Dokumen selambat-lambatnya diterima 3 Minggu sebelum keberangkatan
Persyaratan pengurusan visa umroh ini sewaktu-waktu dapat berubah sesuai dengan kebijakan kedutaan Kerajaan Saudi Arabia di Jakarta. Di lain tempat ada persyaratan yang lebih kompleks lagi. Seperti ini contohnya:
- bila seseorang memiliki nama non-Muslim, ia harus menyerahkan sertifikat dari masjid atau pusat Islam yang menyatakan bahwa pemohon adalah seorang Muslim.
- Foto paspor berwarna terbaru.
- Paspor harus masih berlaku setidaknya selama 6 bulan sejak tanggal penyerahan formulir aplikasi.
- Tiket penerbangan yang telah dikonfirmasi dan tidak dapat dikembalikan. Berangkat dari Arab Saudi harus dalam waktu dua minggu dari tanggal masuk.
- Perempuan dan anak-anak harus disertai oleh suami / ayah atau saudara laki-laki (Mahram). Bukti hubungan yang dibutuhkan (sertifikat pernikahan untuk seorang istri, akta kelahiran untuk anak yang menunjukkan nama kedua orang tua). Mahram harus melakukan perjalanan ke dan dari Arab Saudi pada penerbangan yang sama sebagai istri dan anak-anaknya.
- bila seorang wanita 45 tahun atau lebih tua, dia diperbolehkan pergi tanpa Mahram bila ia bepergian dengan kelompok yang terorganisir atau keluarga dan mengajukan diaktakan Tidak Keberatan Sertifikat dari dia Mahram.
- bila pemohon bukan warga negara dari negara dia adalah menerapkan dari, izin tinggal yang sah harus diserahkan dengan aplikasi tersebut.
- Sertifikat vaksinasi terhadap Meningitis meningokokus wajib dilampirkan. Sertifikat vaksinasi seharusnya dikeluarkan tidak lebih dari tiga tahun dan tidak kurang dari 10 hari sebelum masuk ke Arab Saudi dan itu harus berlaku selama tiga tahun. Sertifikat vaksinasi harus dengan pemohon pada masuk ke Arab Saudi.
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Dalam waktu dekat pemerintah akan mengupayakan pendekatan government to government kepada Pemerintah Arab Saudi agar pengurusan visa umrah dipermudah. Tanpa melewati broker dan mafia visa umrah sehingga birokorasi tidak terlalu panjang dan memakan biaya tinggi. Demikian disampaikan oleh Menteri Agama, Suryadharma Ali. ”Kita harapkan seperti itu, visa diurus langsung ke kedutaan arab Saudi,”kata dia.
Kepada sejumlah wartawan di Jakarta, Jumat (15/4), Suryadharma mengemukakan meskipun di Kementerian Agama terdapat Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, tetapi diakui selama ini pemerintah belum terlibat langsung dalam penyelenggaraan umrah. Karenanya, pemerintah sedang melakukan pengkajian kemungkinan terlibat dan concern langsung dalam penyelenggaraan umrah. ”Memang lagi di set up,”kata dia.
Suryadharma menjelaskan keterlibatan ini cukup berasalan dan berdasar. Nomenklatur yang terdapat dalam UU NO 13 Tahun 2008 Tentang Penyelenggaraan Haji memungkinkan pemerintah terlibat. Namun demikian, seperti apakah bentuk keterlibatannya pemerintah masih mengkajinya.
Selain itu, lanjut Suryadharma, pihaknya memandang perlu melakukan kontrol dan pengawasan ketat bagi penyelenggaraan umrah. Sebab, ada indikasi umrah dijadikan sebagai media pintu gerbang mencari pekerjaan di Arab Saudi. ”Ini yang juga membuat kita prihatin, usut punya usut pintu masuknya lewat umrah,”papar dia.
Suryadharma mengatakan pihaknya sedang menjajaki gagasan pengelolaan tabung umrah. Sekalipun gagasan itu masih mentah. Namun diharapkan bisa menjadi wacana serius untuk memanfaatkan umrah sebagai wisata religi. Terutama bagi anak-anak guna mengisi libur panjang mereka sekaligus belajar dan membangun karakter bangsa sejak dini. ”Pada waktunya mereka bisa berangkat umrah itu sebagai pembelajaran bagi mereka,”tandas dia.
20110404
KPK-ICW Bahas Biaya haji
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesian Corruption Watch (ICW) menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). ICW dan KPK akan membahas rencana kenaikan Biaya Penyelenggara Ibadah Haji (BPIH).
Menurut peneliti ICW Ade Irawan, BPIH selalu mengalami kenaikan setiap tahunnya. Namun sayangnya, kenaikan itu, tak diikuti oleh peningkatan kualitas pelayanan kepada para jamaah calon haji.
"Kami menduga buruknya pelayanan itu akibat adanya korupsi dalam BPIH," ujar Ade Irawan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (1/4/2011).
Selain membahas rencana kenaikan Biaya Penyelenggara Ibadah Haji (BPIH), pada pertemuannya dengan pimpinan KPK, ICW juga melaporkan dugaan pola-pola korupsi di dalam penyelenggaran ibadah haji.
Salah satu pola itu adalah dengan penggunaan bunga tabungan jamaah untuk keperluan operasional penyelenggaraan haji para jamaah. Padahal, kata Koordinator Monitoring dan Analisis Anggaran ICW FIrdaus Ilyas, Pasal 6 UU nomor 13 tahun 2008 Tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji jelas mengatur bahwa negara menanggung seluruh biaya persiapan dan penyelenggaraan ibadah haji para jamaah.
Tapi pada kenyataannya, sejak tahun 2008-2010, jamaah juga
diikutsertakan menanggung operasional penyelenggaraan haji, yang diambil dari bunga tabungan para jamaah itu.
"Bunga tabungan itu digunakan untuk biaya operasional petugas seperti seperti honor, sewa hotel dan penerbangannya," katanya.
Menurut peneliti ICW Ade Irawan, BPIH selalu mengalami kenaikan setiap tahunnya. Namun sayangnya, kenaikan itu, tak diikuti oleh peningkatan kualitas pelayanan kepada para jamaah calon haji.
"Kami menduga buruknya pelayanan itu akibat adanya korupsi dalam BPIH," ujar Ade Irawan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (1/4/2011).
Selain membahas rencana kenaikan Biaya Penyelenggara Ibadah Haji (BPIH), pada pertemuannya dengan pimpinan KPK, ICW juga melaporkan dugaan pola-pola korupsi di dalam penyelenggaran ibadah haji.
Salah satu pola itu adalah dengan penggunaan bunga tabungan jamaah untuk keperluan operasional penyelenggaraan haji para jamaah. Padahal, kata Koordinator Monitoring dan Analisis Anggaran ICW FIrdaus Ilyas, Pasal 6 UU nomor 13 tahun 2008 Tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji jelas mengatur bahwa negara menanggung seluruh biaya persiapan dan penyelenggaraan ibadah haji para jamaah.
Tapi pada kenyataannya, sejak tahun 2008-2010, jamaah juga
diikutsertakan menanggung operasional penyelenggaraan haji, yang diambil dari bunga tabungan para jamaah itu.
"Bunga tabungan itu digunakan untuk biaya operasional petugas seperti seperti honor, sewa hotel dan penerbangannya," katanya.
Labels:
biaya haji,
Biaya Haji Plus,
biaya umroh
Subscribe to:
Posts (Atom)
Kata-kata Hikmah..!
Jelang Pemilu, Jangan Golput !
Di Pemilu 2009

