Easy Money



Easy Money


Easy Money
Easy Money
Showing posts with label info travel. Show all posts
Showing posts with label info travel. Show all posts

20111206

Ikatan Penyelenggara Haji dan Umrah (IPHU) Indonesia Timur

MAKASSAR -- Sedikitnya 20 penyelenggara haji dan umrah di Kawasan Timur Indonesia, menggelar rapat pembentukan asosiasi di Fajar Graha Pena, Selasa, 10 Mei. Namanya, Ikatan Penyelenggara Haji dan Umrah (IPHU) Indonesia Timur.

Selain pembentukan asosiasi, juga diikuti dengan pembentukan pengurus, terdiri atas Ketua H Usman Jasad dari Permata Ujas, Sekretaris Irwati Slamet dari Diva Sakinah, Bendahara H Mahmuddin Rasyid dari Ar Rasheed, serta HM Sabiq dari Mubina Tour sebagai Ketua Divisi Umum.

Hadir pula pada pertemuan tersebut, H Amirullah Amri dari Amha Tour, H Thamrin dari Zamsam Tour, Aminuddin Jafar dari Anmar, H Mustari Ago dari Armina Sari, H Dasril dari Tima Wisata, H Udin dan H Tawakkal dari Anamona Tour, serta Indrawaty dari Salsabila Tour.

Usai rapat, mereka berkunjung ke direksi PT Media Fajar dan diterima Dirut PT Media Fajar, H Syamsu Nur, serta Komisaris PT Media Fajar, H Syafiuddin Makka. Pada kesempatan tersebut, Usman Jasad mengungkapkan, dengan asosiasi tersebut pihaknya mau menggabungkan kekuatan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada jemaah. "Selama ini banyak permasalahan soal visa dan sebagainya. Jadi kita menggabungkan kekuatan untuk meminimalisir permasalahan tersebut," ungkapnya.

Usman menambahkan, potensi perjalanan umrah dan haji di Makassar sangat besar. Dalam sebulan kata Usman, jemaah umrah dari Makassar yang berangkat mencapai ribuan orang. Hal itu membuat bisnis penyelenggaraan haji dan umrah di kota ini tumbuh subur. Dari sekian penyelenggara haji dan umrah, banyak yang tidak resmi, memberikan tarif murah, dan terkadang memberikan pelayanan tidak maksimal kepada jemaah. "Kita berusaha melakukan pendekatan kepada mereka agar berbisnis sesuai dengan koridor," ujar Usman.

20111003

Travel Rahmatan Lil Alamin Melayani Kota Indonesia

Travel Rahmatan lil Alamin atau yang lebih dikenal dengan Prima Saidah melayani pendaftaran dari seluruh Indonesia. Berikut list daerah / kota yang tercakup:

1. Jakarta
2. Bekasi
3. Depok
4. Tangerang
5. Bogor
6. Cianjur
5. Bandung
6. Palembang
7. Balikpapan
8. Makassar
9. Semarang
10. Medan
11.Pontianak
12. Batam
13. Pekanbaru
14. Banjarmasin
15. Lampung
16. Padang
17. Kendari
18. Bali
19. Sukabumi
20. Riau
21. Karawang
22. Papua Jayapura
23. Bengkulu
24. Aceh
25. Gorontalo
26. Cirebon
27. Sampang Madura
28. Menado
29. Ambon Maluku
30. Garut


Artikel terkait :

Cara Mendaftar Haji Plus


















===== Haji, Umrah

20110930

Haji dan Realitas Daftar Tunggu Yang Makin Panjang

Keberangkatan 221 ribu calon haji Indonesia yang terdiri atas 201 ribu jamaah reguler dan 20 ribu jamaah plus mulai Minggu 2 Oktober besok, ditandai dengan realitas makin panjang dan lamanya daftar tunggu. Benar-benar fantastis! Kalau pada era 1990-an, bahkan semester pertama dekade 2000-an orang bisa mendaftar langsung dan berangkat pada tahun yang sama, sekarang antrean pendaftar bisa mencapai tujuh hingga 12 tahun! Peminat haji berkembang mirip deret ukur di hadapan peluang mendapatkan seat yang seperti deret hitung.


Bagaimana kita membaca fenomena ini? Fantastika waiting list dipicu oleh makin membesarnya semangat dan minat warga masyarakat untuk menunaikan rukun Islam kelima itu. Fakta tersebut tentu ditopang oleh kesiapan ekonomi makin banyak warga untuk mengongkosi perjalanan hajinya, walaupun dari tahun ke tahun biaya itu cenderung naik. Besaran jumlah pendaftar jelas mendesak kuota dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi yang relatif tetap, sehingga pada titik tertentu tidak mungkin bisa mengakomodasi antrean peminat.


Kalau pada dasawarsa 1990-an para peminat haji kita masih tenang-tenang saja sementara negara tetangga seperti Malaysia sudah menerapkan daftar tunggu tiga hingga lima tahun, sekarang fenomena yang berlangsung di Tanah Air tentu membutuhkan sentuhan dinamika manajemen yang berbeda. Pertama, pengelolaan filterisasi pendaftaran untuk memenuhi asas keadilan, yakni apakah penerapan aturan agar orang yang sudah pernah berhaji memberi kesempatan kepada yang belum pernah, benar-benar diterapkan atau baru sebatas imbauan?

Kedua, dengan kesiapan yang panjang, persiapan baik dari sisi penyelenggara maupun pendaftar harus menjadi lebih matang, terutama menyangkut aspek-aspek teknis perjalanan haji sejak dari Tanah Air hingga di Tanah Suci. Ketiga, manajemen pengelolaan sebagian dana yang sudah harus disetor oleh calon jamaah. Hal-hal yang terkait dengan bunga bank, peruntukan, dan maslahat-maslahat untuk calon jamaah baik secara personal maupun dalam perspektif kolektif harus bisa dijelaskan sehingga tidak justru menimbulkan kemudaratan.


Kepada saudara-saudara kita yang besok mendapat kesempatan berangkat, kita mengucapkan selamat berhaji, diiringi lantunan doa kemabruran. Betapa membahagiakan sesungguhnya jika hak untuk berziarah ke situs-situs perjalanan haji dikaitkan dengan ”produk” berupa konteks kemaslahatan lebih luas bagi kehidupan bangsa. Dalam spektrum spiritualitas sosial, makin banyaknya orang yang berhaji tentu menumbuhkan logika harapan terciptanya masyarakat religius mulai dari lapis komunitas terkecil sampai ke kehidupan bernegara.




Kalaupun ada spektisitas bahwa ghirrah keagamaan baru terekspresikan dalam kuantitas dan belum menyentuh kualitas, bagaimanapun, itu merupakan bahan renungan, karena agama merupakan persoalan hati individu-individu. Tepatlah ajakan yang dahulu selalu dikumandangkan oleh Aa Gym, ”Mulailah dari diri sendiri”. Kemabruran, realitas makin memanjangnya daftar tunggu, dan harapan pancaran spiritualitas haji memberi makna bagi kemaslahatan bangsa, menjadi poin-poin penebar oase kehidupan yang makin berkualitas..suaramerdeka



===== Haji, Umrah

Biaya Haji Terus Turun

Bila tren waiting list haji makin lama, maka tren biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) akan cenderung menurun. Setidaknya itu dibuktikan dengan musim haji 2010 dan 2011.

Penurunan itu terjadi karena direct cost yaitu biaya yang ditanggung jamaah turun sebab dibebankan ke indirect cost. Indirect cost dibiayai dari dana optimalisasi alias “bunga“ dari setoran awal calhaj Rp 20 juta dan Rp 25 juta yang dikelola pemerintah dalam instrumen investasi sukuk dll.

“Tren biaya haji akan lebih murah karena subsidi dari (manfaat investasi) sukuk lumayan," kata Direktur Pengelolaan Dana Haji Kemenag Achmad Djunaedi dalam pembekalan media center haji di Hotel Aquila, Jl Pasteur, Bandung, Selasa (20/9/2011).

Optimisme Djunaidi ditunjukkan dengan dua tahun berturut-turut ongkos haji (direct cost) yang menurun.

Pada 2010, biaya naik haji di kisaran Rp 31.080.000, turun Rp 700 ribuan dari tahun sebelumnya. Pada 2011, biaya haji di rerata Rp 30.771.900, turun Rp 308.700 dari biaya tahun 2010. "Jadi di masa Pak Suryadharma Ali sudah turun dua kali," ujar Djunaedi bangga.

Jamaah haji tahun ini mendapatkan subsidi (indirect cost) dari “bunga" atau dana optimalisasi setoran awal jamaah senilai Rp 7.306.062 per orang. Sedangkan tahun lalu sekitar Rp 5 juta per orang.

Indirect cost ini diwujudkan dalam bentuk pelayanan di dalam negeri antara lain biaya paspor, akomodasi dan konsumsi di embarkasi asrama haji. Juga pelayanan di Tanah Suci mulai subsidi sewa pemondokan hingga konsumsi di Madinah, Arafah dan Mina.

Sedang direct cost yang ditanggung jamaah digunakan untuk empat hal, yaitu:
1. Biaya penerbangan haji Indonesia ke Arab Saudi PP.
2. General service fee untuk Kerajaan Saudi
3. Sewa pemondokan di Makkah dan Madinah
4. Living cost (langsung diberikan pada jamaah).

Di masa depan, empat poin yang ditanggung jamaah akan berkurang.
“Suatu masa nanti akan membayar dua (poin) saja," kata Djunaedi.

Jamaah haji Indonesia tahun ini berjumlah 221 ribu dengan rincian 201 ribu jamaah haji reguler dan 20 ribu jamaah haji khusus (ONH Plus). Masa tunggu (waiting list) untuk jamaah reguler rata-rata 6 tahun sedang jamaah ONH Plus 1 tahun. Sebanyak 1,5 juta orang saat ini masuk waiting list.









Terkait:

Info Biaya Haji 2012

===== Haji, Umrah

20110925

Tips Memilih Waktu Terbaik Untuk Umrah

Umrah adalah salah satu kegiatan ibadah dalam agama Islam. Pelaksanaannya hampir mirip dengan ibadah haji, yaitu dilaksanakan dengan cara melakukan beberapa ritual ibadah di kota suci Mekkah, khususnya di Masjid Al Haram.

Perbedaan umrah dengan haji hanyalah waktunya. Umrah bisa dilaksanakan sewaktu-waktu (kecuali hari Arafah tanggal 10 Dzulhijah dan hari-hari Tasyrik tanggal 11,12,13 Dzulhijah). Dan bila dilakukan saat bulan Ramadhan, pahalanya sama dengan melakukan ibadah haji (tapi tetap tidak membatalkan kewajiban berhaji). Sementara haji hanya dapat dilaksanakan pada beberapa waktu antara tanggal 8-12 Dzulhijah. Pemilihan Waktu.

Bicara soal waktu, meski umrah bisa dilakukan kapan saja, pemilihan waktu sendiri sebenarnya cukup penting. Ini ada hubungannya dengan kondisi Arab Saudi yang memiliki iklim gurun. Pada musim panas (Juni-Agustus) suhu udara bisa mencapai lebih dari 45 derajat celcius. Sebaliknya pada musim dingin (November-Februari) suhu pada siang hari 38-42 derajat celsius, sementara malam bisa mencapai 8 derajat celsius. Pada bulan Maret-Mei, cuaca bisa dikatakan sedang sejuk dan lebih bersahabat. Mengingat cuaca yang begitu panas, ada baiknya memilih waktu sesuai dengan kondisi Anda.

Jika Anda termasuk orang yang mudah lelah, atau Anda memilih beribadah dengan rasa nyaman, pilihlah waktu dengan cuaca bersahabat. Pasalnya, setelah melalui penerbangan yang lumayan panjang (sekitar 10 jam penerbangan) dan perbedaan waktu lebih kurang 4 jam di belakang waktu Jakarta (GMT+3), Anda akan menghabiskan sebagian besar waktu dengan beribadah yang dilakukan tidak hanya di dalam masjid, tapi juga di ruang terbuka. Namun, ibadah umrah sendiri selain banyak diminati pada bulan Ramadhan, juga ramai dilakukan pada musim liburan (Juni-Agustus).

Jadi jika Anda memutuskan melaksanakannya di bulan-bulan itu, ada sedikit tips. Selalu gunakan pakaian berwarna putih yang memantulkan panas matahari. Dengan begitu, energi Anda tidak mudah terkuras karena panas tidak diserap baju dan tubuh. Bulan Menentukan Biaya. Pemilihan waktu sendiri juga menentukan besarnya biaya yang akan Anda keluarkan.

Jika Anda memilih pergi umrah di musim liburan, menjelang musim haji atau menjelang Ramadhan, maka biaya yang dikeluarkan pasti akan lebih besar. Mengapa? Karena umumnya kenaikan paket umrah terjadi di tiga musim ini. Pertama karena pada musim-musim tersebut biasanya peminat umrah meningkat Kedua, pada saat ini terjadi persaingan ketat antar sesama meskapai penerbangan. Otomatis ini mempengaruhi pesawat yang akan dipergunakan. Pihak travel kesulitan untuk mendapatkan tarif pesawat di bawah 1.000 dolar AS untuk penerbangan Indonesia - Saudi Arabia.

Nah, jika Anda ingin mencari biaya perjalanan yang cenderung murah, ambillah paket umrah pada bulan Januari hingga Mei. Pada semester ini, harganya biasanya lebih murah dibandingkan paket umrah untuk bulan Juni, Juli hingga Oktober atau Desember.

20110911

ONH Plus Kini Juga Harus Antri

onh plus

Jamaah memilih layanan yang lebih baik dari haji reguler dengan memilih haji plus atau yang lebih dikenal saat ini dengan sebutan ONH Plus, namun karena banyaknya peminat maka daftar antrian juga semakin panjang sehingga kalau dahulu siapa saja yang sudah punya ongkos atau biaya bisa langsung daftar dan berangkat, kini harus menunggu minimal satu tahun.

Ongkos Naik Haji ( ONH ) plus tahun 2012 berkisar $7500

Kuota Haji Bertambah, Jamaah Indonesia Gembira

Indonesia akhirnya mendapat tambahan kuota haji 10.000 orang untuk tahun 2011 atau 1432 Hijriah setelah pemerintah Arab Saudi mengabulkan usulan kuota sesuai dengan data jumlah penduduk berdasarkan sensus. "Sehingga total jamaah haji Indonesia yang diberangkatkan tahun 2011 sebanyak 221.000 orang," kata Menteri Agama Suryadharma Ali, Ahad.

Keterangan tersebut disampaikan Menag saat baru tiba dari Arab Saudi didampingi Sekjen Kemenag Bahrul Hayat dan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Slamet Riyanto dalam rangka persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1432H/2011.

Menag menjelaskan, tambahan kuota haji tersebut akan dialokasikan kepada jamaah haji reguler sebanyak 7.000 orang, sehingga jumlah jamaah haji reguler menjadi 201.000 orang. "Sisanya, sebanyak 3.000 orang itu diperuntukkan jamaah haji khusus. Sehingga total jamaah haji khusus menjadi 20.000 orang," kata Suryadharma.

Sebelumnya, kuota haji Indonesia ditetapkan sebanyak 211.000. Jumlah itu dialokasikan kepada jamaah haji reguler sebanyak 194.000 orang dan haji khusus 17.000 orang. Namun hingga akhir pelunasan BPIH (biaya penyelenggaraan ibadah haji) tahap kedua masih tersisa kursi jamaah sebanyak 2.585 seat.

Republika.


20110819

Yuk Nonton Di Bawah Lindungan Ka'bah ( Film )



JAKARTA, KOMPAS.com--Masyarakat pencinta film nasional kembali bisa menikmati film "Di Bawah Lindungan Ka’bah" (DBLK) versi terbaru yang mulai ditayangkan Jumat di bioskop-bioskop nasional. ( Cuplikan Trailer Film Di Bawah Lindungan Ka,bah Youtube  )

MD Entertaiment membuat Film bernuansa islami itu dengan mengambil latar belakang kota Padang, Sumatra Barat.

Film ini diangkat dari novel terkenal karya Buya Hamka dan pernah diproduksi tahun 1981 dengan sutradara Asrul Sani dengan menampilkan Cok Simbara dan Camelia Malik.

DBLK versi Asrul Sani itu menuai sukses di seluruh bioskop di Indonesia. Versi terbaru film Di Bawah Lindungan Ka’bah versi terbaru itu diproduseri Oleh Dhamoo Punjabi Manoj Punjabi dan disutradarai oleh Hanny R Saputra dengan menampilkan Laudya Cintya Bella (Zainab) dan Herjunot Ali(Hamid).

Film ini juga didukung oleh pemain legendaris tanah air seperti Didi Petet (Haji Ja?far), Widyawati (Nyonya Jafar), Jenny Rachman (Ibu kandung Hamid).

DBLK menceritakan tentang Kesetiaan dan pengorbanan cinta seorang pemuda bernama Hamid yang lahir dari keluarga tidak mampu dan hanya dibesarkan oleh seorang ibu. Hamid bisa menyelesaikan pendidikannya di perguruan Thawalib, sebuah insitusi pendidikan agama Islam yang terkenal di era awal abad 20-an.

Anak sulung Haji Ja?far Zainab (Laudya Cintya Bella) jatuh hati terhadap Hamid, perasaan yang sama dirasakan oleh Hamid. Namun karena perbedaan ekonomi dan dibayangi utang budi, Ibu Hamid melarang anaknya berharap memiliki Zainab.

Hamid berjuang pergi ke Mekah demi Zainab sementara Zainab berjuang mempertahankan cintanya demi Hamid.

Film yang mengambil latar belakang kota Padang, Sumatra Barat, itu disesuaikan dengan novel aslinya pada tahun 1920 dengan setting rumah dan suasana perkampungan Minang yang ditata apik.

Sutradara Hanny mengaku mengalami kesulitan dalam pembuatan setting suasana tahun 1920. "Untuk mendapatkan nuansa tahun 1920’an banyak hal yang harus dibuat agar kesannya bisa terasa pada masa itu," kata Hanny.

Hanny meminta agar dibuatkan surau yang digunakan untuk shalat dan berkumpul masyarakat kala itu. "Itu kita bangun di lokasi syuting di Daerah Gonjong Seribu, Kabupaten Solok Selatan. Dibuat sangat detil, setelah itu dihibahkan ke penduduk sekitar," kata Hanny.

Dia juga membuat setting perkampungan yang benar-benar menggambarkan perkampungan di kota Padang waktu itu.

Hanny juga berharap film ini menjadi sajian untuk Masyarakat dan sekaligus Film keluarga menjelang Idul Fitri dan dapat diambil Hikmahnya.

"Film ini adalah film romantis yang juga mengangkat tentang budaya dan agama. Semoga penonton yang menyaksikan film ini, bisa menangkapnya sebagai suatu yang utuh untuk kemudian membawa sesuatu untuk dibawa pulang," kata Hanny.

20110710

Paket Umroh Ramadhan 2012

umroh
Kami menyediakan paket umroh ramadhan 2012 dengan biaya hemat paket full ramadhan dan paket 15 hari. untuk informasi bisa hubungi marketing kami di 021-73888872 /021-70620092, paket umrah ramadhan ini paling diminati jamaah dari seluruh dunia.

Umroh Ramadhan


Ada satu hadits Rasulullah yang masyhur dan shahih, yang artinya, ‘Barangsiapa yang umrah bersamaku di bulan Romadhon nilainya sama dengan pergi haji bersamaku.’ Berdasarkan hadits tersebut, tak heran kalau banyak yang berusaha melakukan umrah di bulan Ramadhan

20110617

Umrah Ramadhan yang dinanti


Rasulullah SAW bersabda, ''Barangsiapa yang melaksanakan umrah di bulan Ramadhan nilainya sama dengan pergi haji bersamaku.'' (HR. Imam Bukhari dengan Fathul Baari 4/74 dll).

Bulan Ramadhan yang penuh berkah sebentar lagi tiba. Inilah bulan untuk beramal sebanyak-banyaknya. Tidak hanya puasa dan shalat Tarawih, melainkan juga berbagai amal ibadah lainnya, seperti membaca Alquran, berzakat dan bersedekah, serta Umrah Ramadhan. Umrah tersebut dapat dilaksanakan di awal Ramadhan, tengah Ramadhan, atau akhir Ramadhan.

Amalan yang bernilai sunnah, apabila dilaksanakan pada hari-hari Ramadhan maka pahala yang diperoleh senilai dengan amalan fardhu. Sedangkan amalan yang sifatnya fardhu apabila dilaksanakan pada bulan Ramadhan maka pahala yang diperoleh 70 kali lipat lebih besar dibandingkan apabila dilaksanakan pada hari di luar Ramadhan.

Pahala yang Allah SWT janjikan di bulan Ramadhan luar biasa. Nabi mengatakan, shalat di Masjid Nabawi sama dengan shalat 100.000 rakaat. Sedangkan di bulan Ramadhan, pahala ibadah itu oleh Allah dilipatgandakan. Bayangkan, 100.000 dikalikan berkali-kali lipat, hasilnya tak terhingga.

Bagi yang mampu, umroh Ramadhan itu sangat dianjurkan. Mengapa? Karena umrahnya itu sendiri merupakan ibadah yang utama, selain itu, Ramadhan merupakan bulan yang sangat berkah. Perpaduan umrah dan Ramadhan itu menghasilkan keutamaan-keutamaan yang luar biasa. Itu sebabnya, Rasulullah SAW menganjurkan umrah pada waktu Ramadhan

20110430

Provider Visa Haji dan Umroh

Salah satu mitra travel haji dan umroh adalah provider visa, provider visa inilah yang menyediakan visa untuk jamaah yang setiap bulannya hampir mencapai 50.000 dokumen yang dikeluarkan kedutaan arab saudi di indonesia.

20110410

Ratusan Paspor Jamaah Umroh Disita Polda

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Penahanan pihak Polda Metro Jaya terhadap ratusan paspor jamaah umrah, dinilai janggal. Tuduhan adanya dokumen palsu yang mendasari penahanan tersebut tidak bisa dibenarkan.

"Ini mestinya kalau dokumen tidak layak, pihak kedutaan yang seharusnya mengeluarkan statement, bahwa ada dokumen palsu. Jadi ini sebenarnya ada apa," ujar Ketua Umum Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji Indonesia (HIMPUH), Baluki Ahmad, saat dihubungi Republika, Ahad, (10/04). Menurutnya, tetang dokumen dari ratusan jamaah itu sebenarnya tidak ada masalah

Pihak Kedutaan Arab Saudi ketika mengeluarkan visa pun tidak ada persoalan. Jika memang ada pemalsuan dokumen atau ada hal yang bermasalah dengan dokumen dari para jamaah umrah itu, tentunya pihak kedutaan juga tidak akan mengeluarkan visa. Akan tetapi kali ini, visa tersebut sudah tidak bermasalah.

Namun, seperti yang diberitakan Republika pada Kamis (07/04), sebanyak 374 paspor jamaah umrah disita pihak kepolisian Polda Metro Jaya. Tindakan tersebut didasarkan pada adanya laporan tentang dokumen yang bermasalah. Baluki menjelaskan, terkait tuduhan itu, ternyata sebelumnya ada oknum warga negara asing yang memberikan laporan tersebut. Lalu yang melakukan penyitaan juga mengaku polisi. Namun, ketika ditelusuri, pihak Polda juga tidak mengetahui tentang masalah tersebut. "Kedutaan juga dibuat bingung soal ini," katanya. Pada Senin (11/04), Baluki akan kembali ke Polda untuk mencari solusi atas masalah ini. Dia berharap Polda bisa mengeluarkan pernyataan yang bisa memperjelas keadaan.

"Kalau dianggap salah ya dibeberkan apa kesalahannya. Kalau tidak ya dikeluarkan SP3nya," ujarnya. Ke depan, dia ingin pihak kepolisian harus lebih jeli jika menghadapi permasalahan serupa. Harus benar-benar dilihat dasar laporannya apa, terlebih lagi datang dari orang asing.

Sementara itu, Direktur Biro Perjalanan Haji dan Umroh PT Gema Wahyu Pratama, Muhammad Ilyas Marwal, menilai bahwa permasalahan ini sebenarnya dipicu oleh seorang oknum. Dia sudah mengantongi nama oknum itu, tapi tidak ingin dieksposenya karena masih harus mencari bukti dan melakukan beberapa klarifikasi. Ilyas sangat yakin dengan hipotesanya karena penyitaan ratusan paspor itu didasarkan pada laporan seorang warga negara asing. Orang tersebut mengatasnamakan Pemerintah Arab Saudi. Namun ketika dilakukan pengecekan di Kedutaan Arab Saudi tidak ada bukti surat kuasa kepada orang itu.

"Mestinya pemerintah dalam hal ini Polda mesti lebih jeli, harus dilihat dulu buktinya apakah benar wakil pemerintah Saudi," katanya. Selain itu, Ilyas mengatakan bahwa penyitaan itu juga tidak prosedural. Karena menurut kedutaan, visa yang dikeluarkan sudah legal dan sah.

20110404

Kuota Haji 2011 Bertambah

Jakarta – Tahun 2010 Indonesia mendapatkan kuota haji sebanyak 211 ribu jamaah. Dengan kuota sebanyak itu BPIH memperoleh pendapatan sebesar Rp6,9 triliun untuk periode 1 Maret 2010 s/d 31 Januari 2011. Dalam penyelenggaraan haji yang akan datang, pemerintah berupaya untuk menambah kuota hingga 258 ribu jamaah. Komisi VIII DPR RI meminta agar penambahan kuota ini harus diiringi dengan perbaikan kinerja Penyelenggaraan Ibadah Haji.

Anggota Komisi VIII DPR RI Herlini Amran mengungkapkan hal tersebut usai mengikuti rapat paripurna di DPR Senayan, Jakarta, Selasa(29/3).

“Tentu Kami mendukung upaya pemerintah dalam penambahan kuota haji sebagaimana ketentuan yang ada. Tapi penambahan kuota itu harus seiring dengan meningkatnya kualitas pelayanannya. Hasil evaluasi pelaksanaan haji sebelumnya harus benar-benar diperhatikan dan dipebaiki kesalahannya,” kata Herlini.
Anggota DPR asal Dapil Kepulauan Riau ini melanjutkan, sesuai dengan UU NO. 13 Tahun 2008 Tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji Pasal 7, dijelaskan bahwa Jemaah Haji berhak memperoleh pembinaan, pelayanan, dan perlindungan dalam menjalankan ibadah. Pelayanan itu meliputi pembimbingan manasik haji, akomodasi, konsumsi, transportasi, dan kesehatan.

“Hasil kunjungan lapangan pada haji yang lalu, masalah soal konsumsi, transportasi serta penginapan masih menjadi persoalan yang perlu diselesaikan. Pembahasan Biaya Haji (BPIH) tahun 2012 akan sangat tergantung pada hasil evaluasi tersebut. Dengan jumlah yang begitu signifikan maka penyelenggaraan haji dari tahun ke tahun harus terus disempurnakan sehingga mendekati minimum bahkan zero mistakes,” katanya.
Herlini Amran yang juga Anggota Dewan Syariah Pusat PKS meminta pemerintah fokus pada hal-hal yang urgen untuk dituntaskan terkait dengan dengan PIH. Pertama, posisi Komisi Pengawas Haji Indonesia (KPHI) yang hingga saat ini belum tuntas. Kesimpulan rapat kerja dengan Menteri Agama memutuskan agar pemerintah melakukan seleksi ulang terhadap KPHI.

“Kedua, perlunya BPK RI mempercepat audit Laporan Keuangan Haji. Jangan sampai disclaimer seperti tahun sebelumnya. Hasil audit ini menjadi dasar untuk menentukan BPIH 2011 yang akan datang. Terakhir, pemerintah perlu melakukan kajian untuk mengantisipasi kenaikan BPIH sebagai imbas kenaikan harga minyak dunia,” pungkas Herlini.

Embarkasi Haji Ambon Siap Beroperasi

AMBON – Kementerian Agama memastikan Ambon, Maluku, dalam waktu dekat menjadi embarkasi haji sementara bagi jamaah asal daerah tersebut.


“ Saya berterima kasih jika Ambon bersedia jadi embarkasi sementara,” ujar Menteri Agama Suryadharma Ali saat melakukan kunjungan kerja di Ambon kemarin Menurut Suryadharma, keberadaan embarkasi sementara sangat penting karena dapat menekan biaya yang harus dikeluarkan seperti biaya transportasi dari kampung halaman menuju embarkasi di Sulawesi dan biaya untuk bermalam. “Kalau ada embarkasi, biaya pelaksanaan haji lebih hemat dan efisien bagi jamaah,” katanya. Jika melihat infrastruktur yang ada, syarat keberadaan embarkasi mencukupi. Saat ini,Kementerian Agama tengah menghitung seberapa besar jamaah.

Jika memungkinkan, embarkasi ini bisa menjadi embarkasi tetap. Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu mengatakan, keinginan Ambon untuk memiliki embarkasi sangat wajar mengingat jumlah jamaah haji setiap tahunnya terus mengalami peningkatan. “Kami meminta perhatian agar Ambon memiliki embarkasi antara,”ujarnya.
Share on Facebook
Kata-kata Hikmah..! Jelang Pemilu, Jangan Golput ! Di Pemilu 2009